HISTORIOGRAFI ISLAM MELAYU-NUSANTARA: Dari Sejarah Konvensional Menuju Sejarah Total

  • Lukmanul Hakim Fakultas Adab dan Humaniora

Abstract

Tujuan tulisan ini adalah untuk merekonstruksi arah baru historiografi Islam Melayu-Nusantara dewasa ini. Metode penelitian yang dipakai adalah metode penelitian sejarah dengan pendekatan historiografi. Arah baru historiografi Islam Melayu-Nusantara baik secara kuantitatif maupun kualitatif mengalami perkembangan secara signifikan. Secara kuantitatif, dilihat dengan munculnya karya-karya sejarah, baik ditulis sejarawan dari dunia Melayu-Nusantara sendiri maupun sejarawan asing. Karya-karya tersebut bisa merupakan sejarah lokal maupun Nusantara, dan global. Karya-karya sejarah ini telah memberikan sumbangan yang signifikan bagi upaya pemahaman yang lebih akurat terhadap sejarah Melayu-Nusantara secara keseluruhan. Sedangkan peningkatan kualitatif terlihat, misalnya dari penggunaan metodologi yang semakin komplek, melibatkan semakin banyaknya ilmu bantu, khususnya ilmu-ilmu humaniora, misalnya  antropologi, dan ilmu-ilmu sosial seperti sosiologi, ilmu politik, ilmu komunikasi, ilmu psikologi, ilmu ekonomi dan lain-lain. Karena itu, sejarah kini semakin sosiologis  atau semakin antropologis. Sebaliknya, ilmu-ilmu sosial dan humaniora juga semakin banyak menggunakan bantuan ilmu sejarah.


 


Kata Kunci:  Historiografi Islam, Melayu-Nusantara, Sejarah Konvensional, Sejarah Total

Published
2017-12-04
How to Cite
HAKIM, Lukmanul. HISTORIOGRAFI ISLAM MELAYU-NUSANTARA: Dari Sejarah Konvensional Menuju Sejarah Total. Turast: Jurnal Penelitian dan Pengabdian, [S.l.], v. 5, n. 2, dec. 2017. ISSN 2407-6791. Available at: <http://iainimambonjol.ac.id/index.php?journal=turast&page=article&op=view&path%5B%5D=260>. Date accessed: 16 jan. 2018.
Section
Articles