Frequently Asked Questions

Alamat :

Kampus IAIN Imam Bonjol Padang Jl. Prof. Mahmud Yunus Lubuk Lintah
Kota Padang Sumatera Barat 2515

Tel : (0751) 24435 - 35711

Email : einfo@iainimambonjol.ac.id

FAKULTAS ADAB DAN HUMANIORA

Fakultas Adab dan Humaniora  bertujuan membentuk Sarjana Muslim yang memiliki kemampuan akademik menguasai untuk menerapkan, mengembangkan atau memperkaya keilmuan budaya dalam perspektif Islam dengan jurusan/ program studi:

  1. Bahasa dan Sastra Arab (S1): bertujuan mempersiapkan peserta didik menjadi sarjana yang berkeahlian dalam bidang Bahasa dan Sastra Arab, dengan gelar kesarjanaan Sarjana Humaniora (S.Hum), Terakreditasi B.
  2. Sejarah dan Kebudayaan Islam (S1): bertujuan mempersiapkan peserta didik menjadi sarjana yang berkeahlian dalam bidang Sejarah dan Kebudayaan Islam, dengan gelar kesarjanaan Sarjana Humaniora (S.Hum), Terakreditasi B. Jurusan Sejarah dan Kebudayaan Islam memiliki lima Konsentrasi sebagai berikut: 1) Konsentrasi SKI di Minangkabau, 2) Konsentrasi SKI di Indonesia, 3) Konsentrasi SKI di Asia Tenggara, 4) Konsentrasi SKI di Asia Barat, 5) Konsentrasi Ilmu Informasi dan Perpustakaan Islam.
  3. Jurusan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi (Diploma III): bertujuan untuk menghasilkan tenaga profesional di bidang Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi dengan gelar akademik Ahli Madya (A.Md), yang diharapkan:bertujuan menghasilkan tenaga Pustakawan, Arsiparis Dokumentalis dan pusat Informasi lainnya yang profesional dan berwawasan Islami. Ilmu ini berkaitan dengan pengelolaan sumber daya informasi dengan penerapan teori klaifikasi dan pengideksan untuk pengontrolan dan temu balik. Pendidikan ini juga memanfaatkan ilmu manajemen, ilmu komputer dan teori komunikasi. Mahasiswa diberi keterampilan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi, sehingga menghasilkan tenaga pelayanan sumber daya informasi yang relevan dengan kemajuan ICT. Bidang pekerjaan yang dapat dimasuki oleh lulusan Ilmu Perpustakaan, Arsip dan Dokumentalis adalah yang berkaitan dengan penanganan informasi, manajemen informasi seperti berbagai jenis Perpustakaan, Depo Arsip, unit Dokumentasi, unit informasi serta bidang penerbitan. Terakreditasi  C.

FAKULTAS DAKWAH DAN ILMU KOMUNIKASI

Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi bertujuan membentuk Sarjana Muslim yang menguasai Ilmu Dakwah dan Ilmu Sosial dengan jurusan dan program studi:

  1. Komunikasi dan Penyiaran Islam (S1) konsbertujuan menghasilkan Sarjana Sosial Islam (S.Sos.I), tenaga ahli di bidang komunikasi dan ilmu sosial serta mampu menjadi praktisi di mimbar dan media massa (surat kabar, majalah, radio, televisi) baik sebagai tenaga profesional, produser, operator maupun konsultan. Terakreditasi B. Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam memiliki dua Konsentrasi sebagai berikut: 1) Konsentrasi Broadcast dan 2) Konsentrasi Jurnalistik.
  2. Bimbingan Konseling Islam (S1)  bertujuan menghasilkan Sarjana Sosial Islam (S.Sos.I), tenaga ahli di bidang penyuluhan agama, konsultan, dan konseling secara individual, kelompok keluarga dan masyarakat, sebagai tenaga konseling rohani Islam di rumah sakit, lembaga pemasyarakatan, lembaga pendidikan, lembaga sosial, lembaga pemerintah dan swasta. Terakreditasi B.
  3. Manajemen Dakwah (S1) bertujuan menghasilkan Sarjana Sosial Islam (S.Sos.I), tenaga ahli di bidang manajemen dan administrasi pada lembaga Islam: ekonomi dan keuangan Islam, penyelenggaraan Haji, Umrah dan wisata Keagamaan, masjid dan lembaga ZIS baik pemerintah maupun swasta. Terakreditasi  B.
  4. Pengembangan Masyarakat Islam/  Islamic Community Development (S.1) bertujuan menghasilkan Sarjana Sosial Islam (S.Sos.I), tenaga ahli di bidang inovasi pemberdayaan dan pembangunan masyarakat, LSM, Lembaga ekonomi kerakyatan, BMT. Terakreditasi C

FAKULTAS SYARI’AH

Fakultas Syari’ah bertujuan membentuk Sarjana Muslim yang menguasai ilmu dibidang Hukum Islam dan Ilmu Kesyari’ahan Kontemporer, dengan Jurusan-jurusan/ Program Studi (Prodi) sebagai berikut:

  1. Al-Ahwal asy-Syakhshiyyah (Hukum Keluarga, S1): bertujuan menghasilkan Sarjana Syari’ah yang ahli Hukum Islam dan mampu menjadi praktisi hukum. Gelar kesarjanaannya adalah Sarjana Hukum Islam (SHI). Alumni Jurusan Hukum Keluarga ini dipersiapkan untuk menjadi Praktisi di Bidang Hukum, seperti Hakim, Panitera, Pengacara (Advokat), Konsultan Hukum, Ahli Hisab dan Administrator di Institusi-institusi Hukum Islam (seperti KUA/Penghulu), Cendikiawan dan Akademisi dalam Hukum Keluarga Islam. Terakreditasi  A.
  2. Perbandingan Mazhab dan Hukum (S1): bertujuan menghasilkan Sarjana Syari’ah yang ahli di bidang Perbandingan Madzhab bukan saja dalam Hukum Islam, tetapi juga dalam Hukum Umum (Positif). Gelar kesarjanaannya adalah Sarjana Hukum Islam (SHI). Alumni Jurusan ini dipersiapkan terutama untuk menjadi Ulama, Mufti (Pemberi Fatwa), Konsultan Hukum serta Cendikiawan dan Akademisi.  Di samping itu, juga dipersiapkan sebagai Praktisi di Bidang Hukum, seperti Hakim, Panitera, Pengacara (Advokat), Administrator di institusi-institusi Hukum Islam (seperti MUI dan KUA/ Penghulu). Terakreditasi  B.
  3. Jinayah dan Siyasah (Pidana dan Politik Islam, S1): bertujuan  menghasilkan Sarjana Syari’ah yang memiliki kompetensi akademik dan atau professional di bidang Pidana dan Politik Islam (Siyasah) Gelar kesarjanaannya adalah Sarjana Hukum Islam (SHI). Alumni Jurusan ini dipersiapkan terutama untuk menjadi Cendikiawan dan Akademisi dalam Bidang Pidana dan Politik Islam, Birokrat di berbagai instansi pemerintah, Politisi, anggota Legislatif dan Diplomat. Selain itu, juga dipersiapkan sebagai Praktisi di Bidang Hukum seperti Hakim, Panitera, Pengacara (Advokat), Konsultan Hukum dan Administrator di institusi-institusi Hukum Islam (KUA/ Penghulu) Terakreditasi  B.
  4. Mu’amalah (Bisnis Islam, S1), bertujuan menghasilkan Sarjana Syari’ah yang ahli dalam Hukum Bisnis Islam. Gelar kesarjanaannya adalah Sarjana Hukum Islam (SHI). Alumni Jurusan ini dipersiapkan terutama untuk menjadi Ahli Hukum Bisnis Islam, Tenaga Ahli di Bidang Hukum Bisnis Islam di Lembaga Keuangan Syari’ah (Bank & non Bank), Konsultan Hukum di Bidang Bisnis Islam serta Cendikiawan dan Akademisi di Bidang Hukum Bisnis Islam. Selain itu, juga dipersiapkan sebagai Praktisi di Bidang Hukum, seperti Hakim, Panitera, Pengacara (Advokat), dan Administrator di institusi-institusi Hukum Islam (KUA/ Penghulu) Terakreditasi  B.
  5. Ekonomi Islam (S1), bertujuan menghasilkan Sarjana Syari’ah yang mampu mengelola Lembaga Keuangan (Bank & Non Bank) sesuai dengan prinsip-prinsip Syari’ah. Gelar kesarjanaannya adalah Sarjana Ekonomi Islam (SEI). Alumni Jurusan ini dipersiapkan terutama untuk menjadi Profesional dan Eksekutif di Lembaga Bisnis yang dikelola secara Islami (Bank, Asuransi, Pegadaian dan BMT), Cendikiawan dan Akademisi dalam Bidang Ekonomi Islam, Konsultan di Bidang  Ekonomi Syari’ah  Terakreditasi  B.
  6. Managemen dan Perbankan Syari’ah (MPS, Program Diploma III): bertujuan untuk menghasilkan tenaga profesional yag siap pakai pada lembaga-lembaga keuangan syari’ah, seperti Baitul Mal wat Tanwil (BMT), Bank Perkreditan Rakyat Syari’ah (BPRS) dan perbankan syari’ah lainnya. Gelar kesarjaan lulusan Program ini adalah Ahli Madya (A.Md). Terakreditasi  B.

FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN

Fakultas Tarbiyah dan Keguruan bertujuan membentuk Sarjana Muslim yang memiliki kemampuan akademik di samping guru Agama yang profesional untuk menerapkan, mengembangkan dan/ atau memperkaya ilmu pendidikan Islam, dengan jurusan/ program studi:

  1. Pendidikan Agama Islam (S1): bertujuan menghasilkan Sarjana Pendidikan Islam (S.Pd.I) yang profesional, responsif, inovatif dan berakhlak mulia dengan profesi utama sebagai guru yang profesional dalam bidang pembelajaran agama pada sekolah, madrasah dan pesantren pada jenjang pendidikan SLTP dan SLTA atau sebagai tenaga supervisi pendidikan dan staf ahli pendidikan pada Departemen Agama. Terakreditasi  B.
  2. Pendidikan Bahasa Arab (S1): bertujuan menghasilkan Sarjana Pendidikan Islam (S.Pd.I) yang profesional, responsif, inovatif dan berakhlak mulia dengan profesi utama sebagai guru bahasa arab pada Sekolah, Madrasah atau Pondok Pesantren. Di samping mampu menjadi Jurnalis Pembimbing Haji atau Umrah, Diplomat dan lain sebagainya. Terakreditasi  B.
  3. Manajemen Pendidikan Islam (S1) dengan program Studi Bimbingan Konseling Islami (BKI): bertujuan menghasilkan Sarjana Pendidikan Islam (S.Pd.I) dengan profesi utama sebagai guru pembimbing pada Sekolah, Madrasah atau Pesantren dismping dapat berprofesi sebagai konselor muda  di dalam berbagai lapangan kehidupan masyarakat. Terakreditasi  C.
  4. Tadris (S1) bertujuan: menghasilkan Sarjana Pendidikan Islam (S.PdI) dengan profesi utama sebagai guru mata pelajaran umum di Madrasah atau Pesantren pada jenjang Pendidikan SLTP dan SLTA. Oleh karena tu jurusan Tadris mengembangkan beberapa program studi yang relevan dengan kebutan stakeholders, user dan masyarakat, yakni:
    1. Tadris Bahasa Inggris bertujuan menghasilkan Sarjana Pendidikan Islam (S.Pd.I) yang profesional sebagai guru dalam pembelajaran Bahasa Inggris pada MTs dan MA serta Pesantren lainnya, di samping mempunyai kompetensi sebagai public relation dan transleter. Terakreditasi  C.
    2. Tadris Matematika bertujuan menghasilkan Sarjana Pendidikan Islam (S.Pd.I) yang profesional sebagai guru dalam pembelajaran matematika  pada MTs, MA dan Pesantren, disamping juga mempunyai kompetensi sebagai tenaga peneliti terutama dalam pengolahan data  baik secara manual maupun dengan menggunakan teknologi komputer. Terakreditasi  C.
    3. Tadris IPA/konsentrasi Fisika bertujuan untuk menghasilkan Sarjana Pendidikan Islam (S.Pd.I) yang profesional sebagai guru dalam pembelajaran Fisika di Mts, MA dan Pesantren, disamping itu mempunyai kompetensi dalam memecahkan masalah melalui ilmu fisika pada Badan Meteorologi dan Geofisika Terakreditasi  C.
    4. Tadris IPS/konsentrasi Sejarah bertujuan untuk menghasilkan Sarjana Pendidikan Islam (S.Pd.I) yang profesonal sebagai guru dalam pembelajaran sejarah pada MTs, MA dan Pesantren, disamping mempunyai kompetensi sebagia peneliti, sejarahwan dan staf pada museum. Terakreditasi  B.
  5. Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (S1) bertujuan menghasilkan Sarjana Pendidikan Islam (S.Pd.I) yang profesional, responsif, inovatif dan berakhlak mulia, serta memiliki kompetensi mendisain program pembelajaran, melaksanakan pembelajaran dan mengevaluasi pembelajaran pada pendidikan tingkat dasar (MI/ SD), serta menguasai landasan-landasan kependidikan, menguasai dasar-dasar keislaman dan dapat mengantisipasi perkembangan IPTEK. Terakreditasi  C.

FAKULTAS USHULUDDIN

Fakultas Ushuluddin bertujuan menghasilkan sarjana (S.1) berkepribadian  muslim yang ahli dalam ilmu-ilmu dasar ke-Islaman (ushuluddin) di bidang aqidah, filsafat, perbandingan agama, tafsir-hadits dan psikologi Islam. Fakultas ini memiliki jurusan/ Program:

  1. Aqidah dan Filsafat (S1) bertujuan menghasilkan sarjana yang ahli di bidang aqidah dan filsafat yang dapat merespon perkembangan dan kebutuhan masyarakat dengan gelar Sarjana Theologi Islam (S.Th.I). Alumni jurusan ini dapat menjadi tenaga profesional di bidang keagamaan (guru Akidah Akhlak di Madrasah dengan Akta IV/ Sertifikasi Guru, penghulu, penyuluh dan pembina rohani Islam TNI/ Polri). Di samping itu dapat menjadi penulis, peneliti, politisi, aktivis LSM dan lain-lain.Terakreditasi  B.
  2. Tafsir Hadits (S1) bertujuan menghasilkan sarjana yang ahli di bidang Tafsir Hadits yang dapat merespon perkembangan dan kebutuhan masyarakat serta mengoperasikan konsep-konsep yang diisyaratkan dari Al-Qur’an dan Hadits dengan gelar kesarjanaan Sarjana Theologi Islam (S.Th.I). Alumni jurusan ini dapat menjadi tenaga profesional di bidang keagamaan (guru agama di sekolah umum, guru al-Qur’an Hadis di Madrasah dengan Akta IV/ Sertifikasi Guru, penghulu, penyuluh dan pembina rohani Islam TNI/ Polri). Di samping itu dapat menjadi penulis, peneliti, politisi, aktivis LSM dan lain-lain. Terakreditasi  B.
  3. Program Khusus Tafsir Hadits (S1) (International class) adalah kelas unggul yang mendalami ilmu Al-Qur’an dan Hadits dengan bahasa pengantar bahasa Arab dan Inggris dengan gelar kesarjanaan Sarjana Theologi Islam (S.Th.I). Program Khusus ini bertujuan mengkader calon ulama yang mampu merespon persoalan umat berbasis Al-Qur’an dan Hadits serta dapat mengkomunikasikan keilmuannya dalam bahasa asing (Arab dan Inggris). Alumni Program Khusus ini memiliki prospek kerja sebagai pengampu bidang studi Al-Qur’an dan Hadits dengan referensi berbahasa Arab dan Inggris pada madrasah dan pondok pesantren; pegawai pada badan-badan internasional; tenaga administrasi Kementerian Agama; Penghulu Kementerian Agama; Penyuluh agama pada Kementerian Agama dan lain-lain. Program Khusus ini merupakan bagian dari Jurusan Tafsir Hadis dan akreditasinya merujuk kepada akreditasi yang ada pada Jurusan Tafsir Hadis. Terakreditasi  B.
  4. Perbandingan Agama (S1) bertujuan menghasilkan sarjana yang ahli dalam kajian agama Islam dan agama-agama lain dalam rangka mewujudkan Islam sebagai rahmat bagi semua manusia, khususnya dalam konteks kerukunan hidup umat beragama. Dibekali seperangkat ilmu-ilmu keagamaan dan ilmu-ilmu sosial dengan gelar kesarjanaan Sarjana Theologi Islam (S.Th.I). Alumni jurusan ini dapat menjadi tenaga profesional di bidang keagamaan (guru bidang studi keagamaan di madrasah dan pondok pesantren serta guru agama Islam di sekolah umum dengan dengan Akta IV/ Sertifikasi Guru, penghulu, penyuluh dan pembina rohani Islam TNI/ Polri). Di samping itu dapat menjadi penulis, peneliti, politisi, aktivis LSM dan lain-lain. Terakreditasi  B.
  5. Psikologi Islam (S1) bertujuan menghasilkan sarjana yang ahli di bidang Psikologi Islam yang dapat merespon perkembangan dan kebutuhan psikologis manusia, menggunakan pendekatan Psikologi modern dan Islam, dengan gelar kesarjanaan Sarjana Psikologi Islam (S.Psi.I). Alumni jurusan ini dapat menjadi tenaga profesional seperti konsultan dan bimbingan rohani di rumah sakit dengan keahlian mendiagnosa, konsultan di kantor pemerintahan, perusahaan dan industri. Juga dapat berprofesi sebagai psikolog, serta penulis dan peneliti. Terakreditasi  C.

PROGRAM PASCASARJANA

Program Pascasarjana IAIN Imam Bonjol Padang terdiri dari program magister dan program doktor. Program magister (S2) bertujuan melahirkan Magister Agama yang memiliki keahlian di bidang ilmu keislaman. Sedangkan program doktor (S3) bertujuan melahirkan doktor di bidang  ilmu keislaman. Program Pascasarjana terdiri dari berbagai program studi (prodi),  sebagai berikut :

  1. Program Magister (S2)

Program magister memiliki delapan program studi (prodi), sebagai berikut :

  1. Prodi Pendidikan Agama Islam bertujuan menghasilkan magister yang ahli di bidang Pendidikan Agama Islam, dengan gelar akademik Magister Pendidikan Islam (M.Pd.I).
  2. Prodi Pendidikan Bahasa Arab bertujuan menghasilkan magister yang ahli di bidang Pendidikan Bhasa Arab, dengan gelar akademik Magister Pendidikan Islam (M.Pd.I).
  3. Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir bertujuan menghasilkan magister yang ahli di bidang keilmuan tentang Al-Qur’an dan Ilmu Tafsir, dengan gelar akademik Magister Ushuluddin (M.Ud).
  4. Prodi Ilmu Hadits bertujuan menghasilkan magister yang ahli di bidang Ilmu Hadits, dengan gelar akademik Magister Ushuluddin (M.Ud).
  5. Prodi Sejarah dan Kebudayaan Islam bertujuan menghasilkan magister yang ahli di bidang Sejarah dan Kebudayaan Islam, dengan gelar akademik Magister Humaniora (M.Hum).
  6. Prodi Pengembangan Masyarakat Islam bertujuan menghasilkan magister yang ahli di bidang pemberdayaan masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai keislaman, dengan gelar akademik Magister Komunikasi Islam (M.Kom.I).
  7. Prodi Hukum Keluarga (Ahwal Syahsiyyah) bertujuan menghasilkan magister yang ahli di bidang hukum keluarga yang berlandaskan nilai-nilai keislaman, dengan gelar akademik Magister Syari’ah (M.Sy).
  8. Prodi Ekonomi Syari’ah bertujuan menghasilkan magister yang ahli di bidang ekonomi syari’ah, dengan gelar akademik Magister Ekonomi Syari’ah (M.E.Sy).

Program Doktor (S3)

Program Doktor memiliki dua program studi (prodi), sebagai berikut :

  1. Prodi Pendidikan Islam bertujuan menghasilkan doktor yang memiliki spesifikasi keahlian di bidang Pendidikan Islam dengan gelar akademik Doktor (DR).
  2. Prodi Hukum Islam bertujuan menghasilkan doktor yang memiliki spesifikasi keahlian di bidang Hukum Islam dengan gelar akademik Doktor (DR).
  1. Perguruan Tinggi adalah satuan pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan tinggi yang dapat berbentuk akademi, politeknik, sekolah tinggi, institute dan/atau universitas.
  2. Perguruan Tinggi Agama Islam adalah perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan tinggi agama Islam sebagai kelanjutan pendidikan menengah untuk menyiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang beriman, bertaqwa,  berakhlak mulia, dan memiliki kemampuan akademik, professional, dan/atau vokasi yang dapat menemukan, mengembangkan, dan/atau menciptakan ilmu pengetahuan, teknologi dan/atau kesenian, baik dibidang ilmu agma Islam maupun ilmu lain yang diintegrasikan dengan agama Islam.
  3. Institut adalah perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan akademi dan/atau vokasi dalam sekelompok  disiplin ilmu pengetahuan, teknologi, dan atau seni dan jika memenuhi syarat dapat menyelenggarakan pendidikan profesi.
  4. Institut Agama Islam Negeri (IAIN) adalah bentuk perguruan tinggi islam negeri di dindonesia yang menyelenggarakan pendidikan akademik dalam disiplin ilmu agama islam dan ilmu-ilmu umum yang diintegrasikan dengan islam
  5. Institut Agama Islam Negeri yang dimaksud dalam buku panduan ini adalah Institut Agama Islam Negeri/IAIN Imam Bonjol Padang
  6. Fakultas adalah sebuah divisi dalam sebuah universitas atau institut yang terdiri dari suatu area subyek, atau sejumlah bidang studi terkait. Fakultas yang dimaksud dalam buku panduan ini adalah fakultas-fakultas yang ada di lingkungan istitut agama islam negari yakni Adab dan Humaiora, Dakwah dan Ilmu Komunikasi, Tarbiyah dan Keguruan, Syari’ah dan Ushluddin
  7. Program studi adalah kesatuan rencana belajar sebagai pedoman penyelenggaraan pendidikan, profesi, dan/atau vokasi yang diselenggarakan atas dasar suatu kurikulum serta ditujukan agar mahasiswa dapat menguasai ilmu pengetahuan, keterampilan, dan sikap sesuai dengan tujuan kurikulum. Prodi yang dimaksud dalam buku panduang ini adalah prodi-prodi yang ada di lingkungan IAIN Imam Bonjol Padang.
  8. Dosen adalah dosen biasa IAIN Imam Bonjol Padang yang ditugasi mengajar dan/atau membimbing pada jurusan di lingkungan IAIN Imam Bonjol
  9. Mahasiswa adalah peserta didik yang terdaftar dalam salah satu program studi yang ada di IAIN Imam Bonjol Padang
  10. Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai isi maupun bahan kajian dan pelajaran serta cara penyampaian dan penilaiannya yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar di IAIN Imam Bonjol Padang.
  11. Semester adalah satuan waktu kegiatan pendidikan yang terdiri atas 16 (enam belas) sampai 19 (Sembilan belas) minggu kuliah atau kegiatan terjadwal lainnya, berikut kegiatan iringannya, termasuk 2 (dua) sampai 3 (tiga) minggu kegitan penilaian.
  12. Sistem Kredit Semester adalah suatu penyelenggaraan pendidikan dengan menggunakan satuan kredit semester (SKS) untuk menyatakan beban studi mahasiswa, beban kerja dosen, pengalaman belajar, dan beban penyelenggaraan program.
  13. Satuan Kredit Semester selanjutnya disebut SKS adalah ukuran penghargaan terhadap pengalaman belajar yang diperoleh selama satu semester melalui kegiatan terjadwal perminggu sebanyak 1 (satu) jam perkuliahan atau 2 (dua) jam perkuliahan atau 4 (empat) jam kerja lapangan, dengan masing-masing diiringi oleh sekitar 1-2 kegitan terstruktur dan sekitar 1-2 jam kegiatan mandiri.
  14. Registrasi adalah proses akademik yang diperuntukkan bagi calon mahasiswa baru setelah dinyatakan diterima baik melalui jalur Penelusuran Minat dan Kemampuan (PMDK) atau Seleksi Prestasi Akademik Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (SPAN-PTAIN), Ujian Masuk Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (UM-PTAIN), Seleksi Mandiri,  pindahan/melanjutkan, dengan memperlihatkan tanda peserta, yang dipusatkan di Biro Administrasi Akademik (BAA) IAIN Imam Bonjol Padang.
  15. Heregistrasi adalah proses yang diperuntukan bagi mahasiswa tercatat pada semester sebelumnya termasuk cuti akademik, pada jadwal yang telah ditetapkan melalui bank yang ditunjuk.
  16. Cuti Kuliah adalah ketidakaktifan mahasiswa mengikuti kegiatan akademik dengan izin rektor.
  17. Ujian komprehensif adalah evaluasi yang dilakukan oleh prodi terhadap mahasiswa yang akan menamatkan pendidikannya di prodi dimaksud. Ujian ini menguji kompetensi mahasiswa terkait dengan penguasaan mereka terhadap disiplin ilmu yang menjadi kor prodi dimaksud
  18. Skripsi karya tulis ilmiah yang disusun melaui proses penelitian dalam rangka menyelesaikan program pendidikan S1
  19. Tugas Akhir karya tulis ilmiah yang disusun melalui proses penelitian dalam rangka menyelesaikan program pendidikan D3
  20. Munaqasah adalah ujian skripsi dalam bentuk pertanggungjawaban mahasiswa yang membuat skripsi atau tugar akhir yang dimasud berdasarkan kriteria ilmiah yang telah ditentukan.
  21. Wisuda merupakan salah satu upacara akademik yang diselenggarakan dalam forum siding senat terbuka institute untuk melantik lulusan yang telah menyelesaikan studinya.
  22. Rektor adalah jabatan pimpinan utama dari lembaga pendidian formal, umumnya merupakan lingkup perguruan tinggi universitas atau institut. Rektor yang dimaksud dalam buku panduan ini adalah rektor IAIN Imam Bonjol Padang.